Google Mewajibkan Developer Aplikasi Playstore Verifikasi Identitas, Semakin Aman?

Membahas Seputar Gadget & Komunikasi Terbaik Saat Ini
Post Reply
User avatar
Neogamer
Site Admin
Posts: 5
Joined: Sat Oct 25, 2025 6:45 pm

Google Mewajibkan Developer Aplikasi Playstore Verifikasi Identitas, Semakin Aman?

Post by Neogamer »

Image

Google telah mengumumkan rencana untuk memberlakukan proses verifikasi identitas bagi semua pengembang yang mendistribusikan aplikasi di platform Android, termasuk mereka yang mendistribusikan perangkat lunak di luar Google Play Store.

"Android akan mewajibkan semua aplikasi untuk terdaftar oleh pengembang yang terverifikasi agar bisa diinstal oleh pengguna pada perangkat Android yang bersertifikat," ujar perusahaan tersebut. "Langkah ini bertujuan menumbuhkan tingkat akuntabilitas, sehingga menyulitkan pelaku kejahatan untuk menyebarkan aplikasi berbahaya setelah aplikasi pertama dihapus."

Dalam rangka itu, Google menyatakan akan mulai mengirimkan undangan secara bertahap mulai Oktober 2025, sebelum akhirnya membuka proses ini untuk semua pengembang pada Maret 2026. Kebijakan baru ini diperkirakan akan berlaku secara resmi mulai September 2026, khususnya di negara-negara seperti Brasil, Indonesia, Singapura, dan Thailand.

"Saat ini, semua aplikasi yang terpasang di perangkat Android bersertifikat di wilayah tersebut harus didaftarkan oleh pengembang yang telah diverifikasi," tambah Suzanne Frey, Wakil Presiden Produk, Kepercayaan, dan Pertumbuhan Android.

Perlu dicatat bahwa pengembang yang mendistribusikan aplikasi melalui Google Play Store kemungkinan besar sudah memenuhi persyaratan verifikasi ini melalui proses yang ada di Konsol Pengembang Google Play. Selain itu, Google juga sedang mengembangkan tipe akun Konsol Pengembang terpisah untuk pengembang pelajar dan hobi.

Google menyatakan bahwa perubahan ini dirancang untuk mencegah pelaku kejahatan menyamar sebagai pengembang asli dan memanfaatkan merek serta reputasi mereka untuk menyebarkan aplikasi palsu. Masalah ini semakin diperburuk dengan keberadaan aplikasi berbahaya yang beredar melalui pasar aplikasi pihak ketiga, di mana pengguna dapat mengunduhnya secara langsung (sideload).

Mandat verifikasi pengembang ini menambah lapisan keamanan yang sudah ada, seperti pemblokiran pengunduhan aplikasi yang berpotensi berbahaya di pasar-pasar seperti Singapura, Thailand, Brasil, dan India.

Pada Juli 2023, Google juga mulai mewajibkan setiap akun pengembang baru yang mendaftar sebagai organisasi untuk menyertakan nomor D-U-N-S yang valid dari Dun & Bradstreet sebelum mereka dapat mengirimkan aplikasi. Langkah ini diambil untuk meningkatkan kepercayaan pengguna.

Google menegaskan bahwa "lapisan keamanan baru" ini bertujuan melindungi pengguna dari pelaku kejahatan yang menyebarkan malware dan melakukan penipuan, sekaligus menyediakan "dasar akuntabilitas pengembang yang konsisten dan masuk akal" di seluruh ekosistem Android. Mereka juga menegaskan bahwa sistem ini akan tetap mempertahankan pilihan pengguna dan meningkatkan keamanan secara menyeluruh.

Meskipun aturan distribusi aplikasi ini dimaksudkan untuk memperkuat keamanan ekosistem Android, kebijakan ini juga muncul di tengah potensi reformasi besar di Google Play Store, termasuk kemungkinan distribusi toko aplikasi pesaing dan akses penuh ke katalog aplikasi oleh pihak ketiga, setelah Google mengalami kekalahan dalam gugatan antimonopoli yang diajukan Epic Games pada tahun 2020.
Post Reply